Dihadiri 1 Juta Orang, Ternyata Trump Kena “Prank” Penggemar K-Pop dan TikTok”

Dihadiri 1 Juta Orang, Ternyata Trump Kena “prank” Penggemar K Pop Dan Tiktok”
HUT RI 75

WASHINGTON – Bukan netizen namanya kalau tidak melakukakan hal yang lagi ngetrend di jagat maya, yakni kegiatan Prank. Namun korban Prank kali ini bukan warga biasa, akan tetapi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sebelum acara dimulai, Brad Parscale selaku manajer kampanye Trump mengatakan, ada lebih dari 1 juta orang yang mendaftar.


Ternyata dari 1 juta pendaftar tersebut merupakan fans K-Pop dan warganet TikTok mendaftar online gratis untuk hadir ke kampanye Trump, tetapi saat hari H mereka tidak datang. Dari 19.000 kursi yang tersedia, ternyata hanya ada 6.200 orang saja yang menghadiri kampanye tersebut.

Namun, tim kampanye Presiden Donald Trump membantah klaim bahwa pengguna TikTok dan penggemar K-Pop telah menyebabkan angka kehadiran kampanye yang rendah. Direktur kampanye tim mengatakan, “permintaan tiket palsu tidak pernah menjadi faktor pertimbangan kami karena tiket ke kampanye itu diberikan pada siapa pun yang mendaftar lebih dahulu.”

Parscale menyalahkan media dan pengunjuk rasa karena menghalangi orang-orang untuk hadir. “Kaum Kiri dan online troll (orang-orang yang menyerang melalui internet) melakukan perayaan kemenangan, (mereka) berpikir, entah bagaimana, telah memengaruhi kehadiran pada acara kampanye, (tetapi) tidak tahu apa yang mereka bicarakan atau bagaimana kampanye kami,” ujar Parscale.


Mantan ahli strategi Partai Republik dan kritikus Trump, Steve Schmidt mengatakan, sejumlah remaja di berbagai wilayah di AS telah memesan tiket tanpa bermaksud hadir dalam acaranya. Putrinya yang berusia 16 tahun dan teman-temannya telah memesan ‘ratusan’ tiket.

Alexandria Ocasio-Cortez, tokoh progresif dari Partai Demokrat, memuji anak-anak muda dan penggemar K-Pop tersebut karena telah “membanjiri kampanye Trump dengan pemesanan tiket palsu”.

Dalam pidato pembukaannya, Trump mengatakan, ada ‘orang-orang yang sangat jahat di luar, mereka melakukan hal-hal buruk’, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Tuduhan Trump itu mengarah pada aktivis Black Lives Matter yang berkumpul di luar gedung kampanye itu sebelum kampanye dimulai. {}

More News