Mengenal Tradisi Surak Masyarakat Cirebon

Surak Tradisi
HUT RI 75

Tradisi Saweran atau masyarakat Cirebon biasa menyebutnya sebagai Surak berasal dari tanah pasundan.Tradisi Surak sendiri telah diwariskan turun-temurun oleh nenek moyang dan sampai sekarang masyarakat masih tetap konsisten menjalankan tradisi tersebut, mengingat prosesinya yang unik dan mengandung petuah-petuah dari para leluhur.

Awalnya tradisi Surak hanya dilakukan pada saat upacara perkawinan adat namun sampai sekarang berbagai macam acara atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Cirebon selalu diakhiri dengan Surak sebagai rasa syukur.

Surak sendiri diartikan oleh masyarakat untuk mengekspresikan rasa bersyukur kepada tuhannya dan berbagi rasa kebahagiaan kepada sesama masyarakat atas kenikmatan atau terjadinya peristiwa besar. Masyarakat  khususnya anak-anak biasanya berkumpul ditempat atau dirumah orang yang akan melaksanakan Surak dan berebut menangkap atau mengumpulkan barang-barang yang di lemparkan.

Barang-barang yang ada dalam Surak sendiri biasanya berisi uang koin, beras, kunyit, dan permen. Masing-masing barang tersebut memiliki arti tersendiri, uang sebagai simbol kemakmuran, beras sebagai simbol kesejahteraan, kunyit dianalogikan sebagai obat atau masakan, permen diartikan sepahit apapun hidup dapat diselesaikan dengan manis. Namun, seiring berjalannya waktu masyarakat menggunakan uang kertas, mie instan, sabun atau deterjen dan jajanan lainnya.

Sumber : https://www.koranpemuda.com/2020/04/mengenal-tradisicurak-saweran-di.html

More News