Wakil Sekretaris BAPERA DKI Desak KEMENDIKBUD Untuk Mengkaji Ulang Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Wakil Sekretaris BAPERA DKI Desak KEMENDIKBUD Untuk Mengkaji Ulang Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
Wakil Sekretaris Bapera Dki Desak Kemendikbud Untuk Mengkaji Ulang Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Pjj
HUT RI 75

Pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa diberhentikan sementara. Sebagai gantinya pembelajaran jarak jauh (PJJ) diterapkan pemerintah untuk para siswa.

Namun dalam pelaksanaannya, PJJ yang menggunakan metode daring alias online itu, dikeluhkan banyak orang tua siswa. Hal itu lantaran biaya paket internet yang mahal dan tidak adanya subsidi dari pemerintah.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Sekretaris BAPERA DKI Jakarta, Daffa Alifiansyah mendorong KEMENDIKBUD untuk merevisi ulang mengenai Sistem Pembelajaran Jarak Jauh ini karena dinilai sangat kurang efektif dan memberi beban kepada orang tua siswa.

“Ekonomi kita saat ini sedang sulit jadi jangan dipersulit lagi soal biaya paket internet yang harganya mahal, kasihan orang tua siswa yang ekonominya sedang menengah kebawah untuk makan saja susah ditambah lagi harus mengurusi biaya kuota ini” Kata Wakil Sekretaris BAPERA DKI Jakarta, Daffa Alifiansyah kepada media, Kamis (13/8).

Menurut Daffa, perekonomian saat ini belum tumbuh normal. Oleh karena itu, untuk mengurangi beban rakyat, maka KEMENDIKBUD harus mengkaji ulang perihal PJJ ini dengan yang biasanya PJJ selalu dilakukan melalui Aplikasi Zoom diubah ke sistem Tugas atau pemerintah bertanggung jawab soal kuota internet para siswa seperti membiayai paket internet para peserta didik atau memasang Wifi gratis di tiap balai RW atau di perkampungan padat jika tidak bisa juga berhentikan saja dahulu sistem belajar mengajar hingga pandemi Covid-19 selesai.

“Semoga KEMENDIKBUD mau paham dengan situasi dibawah sini. Jika dibiarkan saja terus menerus bisa bahaya kondisinya, orang tua dan anak bisa jadi stress karena terbebani dengan paket internet yang mahal” Tutur Daffa.

More News