Radol Asido Panjaitan Merasa Kecewa Lambatnya Penanganan Kasus Penipuan Arisan Online Di Polda Sumut

Radol Asido Panjaitan Merasa Kecewa Lambatnya Penanganan Kasus Penipuan Arisan Online Di Polda Sumut
Radol Asido Panjaitan Merasa Kecewa Lambatnya Penanganan Kasus Penipuan Arisan Online Di Polda Sumut
HUT RI 75

OnlineMedia.id. Redol Asido Panjaitan, SH. menginformasikan hari ini, Jumat (27/11/2020) melalui telepon selulernya, menyampaikan permasalahan yang dihadapinya. Redol Asido Panjaitan, SH. yang berkantor REDOL PANJAITAN – SITEPU OFFICE LAWKANTOR HUKUM,KONSULTAN HUKUM,PERLINDUNGAN HUKUM di Ruko Mutiara Taman Palem Blok C5, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Menganggap lambatnya penanganan laporan penipuan arisan online di Dirreskrimsus Polda Sumut..

Pada awalnya Redol sudah membuat Laporan Polisi di Polda Sumut pada hari Senin, 25 November 2019, pukul 13:58 WIB, yang diterima oleh AKBP. Drs. Benma Sembiring, dengan No Surat Tanda Terima Laporan Polisi : STTPLP/1776/XI/2019/Sumut/SPKT, dengan Dugaan Tindak Pidana Penipuan Arisan Online (ITE) yang terjadi sekitar tanggal 11 September 2019 di Jl. Jamin Ginting, Lk III. Sirantau, Datuk Bandar, Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Setahun kemudian baru diterima Redol, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), yang dikirimkan pada tanggal 16 September 2020 dari Polda Medan, Sumatera Utara. Dengan Surat Perintah Penyidikan : Sp. Sidik/105/VII/2020/Ditreskrimsus, tanggal 30 Juni 2020. Yang selanjutnya diarahkan untuk mengkonfirmasi kepada KOMPOL Putra Jani Putra, SH dan BRIPKA Charles Panjaitan selaku Penyidik Pembantu Unit 3.

Bagi Redol Asido Panjaitan, SH , walaupun lambatnya penanganan kasus pelaporan nomor Lp/1776/XI/2019/Sumut/SPKT/25 November 2019, namun Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) sudah diterimanya, namun Dimana pelaku Bernama Arita Dewi Susanti  masih berkeliaran.

“Dimana pelaku Bernama Arita Dewi Susanti  masih berkeliaran ngak ditahan pihak Dirreskrimsus Polda Sumut”. ucapnya.

Sementara itu pelaku Bernama Arita Dewi Susanti  masih berkeliaran dan tidak ditahan pihak Dirreskrimsus Polda Sumut, padahal pelanggaran terhadap Pasal 28 ayat 1 UU ITE dengan acaman Pinada 6 tahun.

More News