Dengan Catatan…, Fraksi Golkar DPRD DKI Setuju Perubahan RPJMD Pemprov DKI

Fraksi Golkar DPRD DKI Setuju Perubahan RPJMD Pemprov DKI, Dengan Catatan...
Fraksi Golkar Dprd Dki Setuju Perubahan Rpjmd Pemprov Dki Dengan Catatan…
HUT RI 75

OnlineMedia, Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menyetujui perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2017-2022.

Demikian yang disampaikan ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Basri Baco saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta

Baco menegaskan, fraksinya menyetujui perubahan RPJMD itu dengan catatan perubahan RPJMD harus mengakomodir seluruh aspek kebutuhan mendasar masyarakat Ibu Kota. 

Adapun Baco menjelaskan aspek-aspek yang menjadi prioritas dalam perubahan RPJMD yaitu Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi. 

“Partai Golkar menyarankan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan peningkatan ketahanan pangan melalui pemantauan ketersediaan bahan pangan berbasis teknologi, pendistribusian pangan, mengoptimalkan sistem pergudangan pangan dan pemenuhan pasokan pangan,” jelas Baco pada Senin (8/2). 

Aspek selanjutnya yakni pengentasan Kemiskinan. Dalam hal ini, Fraksi Golkar mengharapkan Pemprov DKI Jakarta melakukan pendataan yang baik sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran. 

Aspek lainnya adalah peningkatan kesempatan kerja, pembinaan dan pengembangan kewirausahaan, masalah kesehatan dan penanganan Covid-19 serta penanganan dan penanggulangan banjir. 

Fraksi Partai Golkar juga memandang masalah Kemacetan dan Transportasi untuk mendapat perhatian dari Pemprov DKI Jakarta. 

“Fraksi Partai Golkar menyarankan kepada Pemprov DKI Jakarta dan pengelola transportasi massal untuk kembali menggalakkan kampanye agar masyarakat kembali menggunakan transportasi publik,” jelas Baco. 

Selain itu, selama bertahun-tahun, pengelolaan sampah di DKI Jakarta juga menjadi persoalan pelik yang tidak kunjung terselesaikan. 

Maka dari itu, Fraksi Partai Golkar menganggap perlu dilakukan percepatan pembangunan Intermediate Treatment Facilty (ITF) yang dicantumkan dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2107-2022 yang sampai saat ini masih belum ada bangunan fisiknya. 

Tidak sampai disitu, Partai berlambang pohon beringin ini juga meminta penyediaan perumahan yang terjangkau dan tepat sasaran menjadi hal mendasar saat ini untuk diselesaikan. 

“Dalam Perubahan RPJMD 2017-2022 kegiatan atau program yang tidak terlalu mendesak dan tidak terlalu berdampak langsung kepada masyarakat dalam kondisi pandemi dan krisis ekonomi saat ini seperti kegiatan Formula E, pengembangan wilayah seperti Ancol dan kegiatan lainnya sebaiknya ditunda dan tidak menjadi prioritas,” demikian Basri Baco. 

Diketahui Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian RPJMD 2017-2022 sebagai akibat adanya bencana nasional non-alam yaitu pandemi Covid-19 yang telah berdampak besar terhadap kondisi sosial ekonomi nasional, khususnya di Provinsi DKI Jakarta.

More News