Orangtua Keberatan Terhadap Kebijakan Wajib Naik Kelas dari Sudin Pendidikan Dasar DKI Jakarta

Orangtua Keberatan Terhadap Kebijakan Wajib Naik Kelas dari Sudin Pendidikan Dasar DKI Jakarta
Orangtua Keberatan Terhadap Kebijakan Wajib Naik Kelas dari Sudin Pendidikan Dasar DKI Jakarta
iklan

Hari Senin pada tanggal 12 Juli 2021 adalah hari pertama masuk sekolah dan dimulainya tahun ajaran baru 2021-2022.

Tentunya dunia Pendidikan Indonesia masih harus menjalani kegiatan belajar dari rumah atau yang lebih dikenal dengan belajar online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Akibat dari belajar dari rumah ini muncul plus minus dan permasalahan baik bagi si anak ataupun orang tua. Terkait salah satu masalah tersebut datang dari kiriman salinan surat terbuka terbuka ke meja portal berita Redaksi Djatinegara. Surat terbuka tersebut juga viral di media sosial dan grup whatsapp.

Isi surat tersebut berisi keberatan orang tua terhadap kebijakan wajib naik kelas dari Sudin Pendidikan Dasar DKI walaupun nilai si anak tidak mencukupi atau dianggap tidak mampu mengikuti kegiatan belajar dari rumah tersebut.

Dalam surat terbuka tersebut, salah satu orang tua wali murid menganggap bahwa kebijakan tersebut menciderai nilai kejujuran , objektivitas serta keadilan dari guru dalam memberikan nilai bagi siswa yang menjadi tanggungjawabnya.

Seharusnya nilai kejujuran yang menjadi pondasi pembentukan karakter siswa dimasa depan harus dimulai dari keadilan serta kejujuran guru dalam memberikan nilai kepada siswa selama proses belajar mengajar walaupun dalam keadaan masa pendemi. Alasan pendemi tidak boleh menjadi dasar dalam membuat kebijakan yang tidak mencerminkan kejujuran dan keadilan bagi anak-anak lain yang sudah berusaha dengan maksimal dalam mengikuti proses belajar dari rumah selama masa pendemi covid 19 ini.

Semua isi surat terbuka yang masuk ke redaksi kami, telah kami kroscek kepada beberapa narasumber kami yang juga kebetulan adalah salah satu orang tua wali murid di SD negeri DKI Jakarta.

Beberapa narasumber kami ini membenarkan bahwa sebagian orang tua wali murid di SD Negeri DKI Jakarta juga mendengar bahwa Sudin Pendidikan dasar DKI mengeluarkan kebijakan tersebut. Hingga berita ini diturunkan kami belum menerima klarifikasi apapun dari pihak Sudin Pendidikan Dasar DKI Jakarta.

More News